[DRAFT] Tafsir Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’iin

[VIDEO 007]

Dalam setiap ibadah yang diperintahkan Allah, berkumpul dua hal (Tafsir Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’iin)

Kemudian ayat berikutnya adalah :

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Iyyaka – menurut para ahli nahwu – adalah dhamir munfashil.

Bisa saja di selain Al Quran anda katakan,”Na’budaka” atau “Nasta’inuka”. Tapi di ayat ini, dhamir munfashil yang menunjukkan nama Robb dan didahulukan menunjukkan fungsi Al Hasyr (الْحَصْرِ) yakni meniadakan yang diibadahi oleh seorang mu’min selain Allah, serta tidak ada pula yang diajukan permohonan selain Allah.

Seluruh ibadah yang diperintahkan oleh Allah mengumpulkan dua hal : Khusyu dan Mahabbah

Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai Allah, diridhoiNya, disyariatkanNya, baik dalam bentuk perbuatan maupun ucapan, zhahir maupun batin.

Allahu ‘A’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: