Joomla Migration Tips for Dummies

Oleh : Reza Ervani

Migrasi Joomla ke versi yang lebih baru mudah-mudah gampang. Pengalaman pertama penulis dahulu kala, masalah biasanya terkait dengan migrasi database. Jadi rasa-rasanya tak salah jika catatan ini dibuat, selain untuk pengingat, mudah-mudahan bisa bermanfaat juga bagi yang lain.

Prerequisites : Basic MySQL/PHPMyAdmin

Langkah-langkah Migrasi yang penting

  1. Buat folder baru untuk instalasi Joomla di server, jangan langsung menghapus folder lama di server, fungsinya untuk membandingkan konten lama dengan konten baru
  2. Buat database baru, jangan langsung baca dari database lama, karena malah akan menghilangkan database lama, walaupun secara otomatis database akan dibackup dengan prefix bak_, tapi akan lebih mudah mengimport semula dari sql daripada harus memisah-misahkan database.
  3. Export Database dari Database Joomla yang lama lalu import ke Database Joomla yang baru (supaya tidak duplikasi, drop saja dulu semua database yang otomatis muncul saat installasi Joomla versi terbaru)
  4. Copy terlebih dahulu template yang kita pakai ke folder template yang baru, sehingga mudah bagi kita “memetakan” apa yang kurang.
  5. Setelah memastikan tidak ada yang tertinggal dari versi sebelumnya, baru install kembali satu persatu plugin yang ada.
  6. Pastikan semuanya beres, setelah itu anda bisa menghapus file Joomla sebelumnya. (asumsi : folder-folder dan file penting diluar folder dan file Joomla ada di tempat terpisah)
  7. Redirect website anda ke folder Joomla yang baru

OK, it’s done

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: