Mengembangkan “Inter Library Catalog” di Perpustakaan Sekolah

Oleh : Reza Ervani

Sebenarnya program ini terinspirasi dari program “Inter Library Loan” yang dilakukan bersama oleh Institut Teknologi Nasional (ITENAS) dan Politeknik Negeri Bandung (POLBAN).

Inter Library Loan sebenarnya juga merupakan perpaduan antara Inter Library Catalog dan Inter Library Subscription. Jika di-bahasa Indonesiakan, mungkin dapat diterjemahkan sebagai “Saling Pinjam Antar Perpustakaan”. (Terjemahan Resmi Perpustakaannya adalah Silang Layan Perpustakaan)

Sederhananya, mahasiswa ITENAS bisa melihat dan meminjam buku di perpustakaan POLBAN, begitu juga sebaliknya.

Dari sinilah ide untuk mengembangkan “Inter Library Catalog” di Perpustakaan Sekolah bermula, dan Insya Allah akan dicoba di dua sekolah di Bandung, di bawah supervisi Rumah Ilmu Indonesia.

Sesungguhnya, jika kita ingin sedikit bertekun dengan PHP-MySQL, banyak program yang bisa dibuat untuk mengembangkan media pembelajaran dan perpustakaan digital untuk pendidikan.

Sekedar sebuah intermezzo seputar software e-learning, ketika pertama kali menginstall Moodle dan menggunakannya, penulis tidak terlalu jatuh cinta, karena ia hampir tidak lebih seperti sistem pengarsipan biasa. Coba lihat saja beberapa website perguruan tinggi yang menggunakan Moodle, seperti Universitas Pendidikan Indonesia. Di website tersebut, katalog ditampilkan dalam bentuk judul yang memiliki link ke sebuah file pdf. Lantas dimana fungsi pembelajarannya, padahal Moodle termasuk dalam keluarga LCMS (Learning Content Management System).

Nah, sistem perpustakaan mandiri sebenarnya bisa dibuat secara lokal oleh programmer pemula – seperti penulis – dengan interface yang tidak terlalu ribet.

Interface ini berhubungan dengan sebuah database yang disimpan di server bersama (baca : web server). Database ini kemudian diisi dan digunakan bersama oleh pustakawan-pustakawan yang ada di sekolah yang berbeda secara geografis – atau bahkan – demografis.

Sangat sederhana …

Dengan sedikit perapihan sistem administrasi perpustakaan, termasuk keanggotaan dan kategorisasi buku, ILC bisa dikembangkan ke Inter Library Loan, seperti yang dipaparkan diatas.

Jika saat ini pemerintah sudah berinisiatif mengembangkan pengembangan e-book untuk pendidikan di bawah Buku Sekolah Elektronik (BSE), mudah-mudahan ke depan ICL malah bisa menjadi Inter Library Reading …

Mudah-mudahan …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: