Internet & Media Berimbang

Oleh : Reza Ervani *)

http://derap.net/index.php?option=com_content&view=section&layout=blog&id=6&Itemid=55

Menuju Media Berimbang.
Itulah jargon yang diusung oleh derap dot net (www.derap.net), sebuah media baru yang lahir di dunia maya. Media yang langsung menyedot perhatian publik karena memiliki jaringan informasi yang cukup bagus di kalangan para aktivis, terbukti tampilnya secara perdana foto provokator AKKBB yang membawa senjata benar-benar fresh dari jaringan yang dimiliki oleh redaksi independen ini. Dalam waktu singkat foto dan berita itu tersebar di jaringan mailing list dan blog, dan membangun opini baru di masyarakat tentang kasus monas dan berbagai dampak setelahnya.
Memilih internet menjadi jalur informasi utama tampaknya akan dilakoni oleh media ini. Selain alasan murah, ia dapat menjadi ruang paling independen untuk menyuarakan keseimbangan pemberitaan media. Peran komunitas yang peduli terhadap media baru yang berimbang menjadi penting karenanya, karena diharapkan keseimbangan yang terjadi di dunia maya mampu turun ke dunia nyata, sehingga tidak ada lagi pendiktean media oleh televisi dan surat kabar yang selama ini dikuasai oleh beberapa kelompok kepentingan saja.

Menjadikan media internet sebagai penyeimbang berita bukanlah hal yang baru. Kita tentu masih ingat bagaimana pemerintah Malaysia kebakaran jenggot karena opini yang dibangun oleh para blogger. Dan yang paling hangat tentu berita tentang team Sukses Calon Presiden Amerika Serikat – Obama – yang berhasil pula membangun opini dan menggalang dana lewat internet.

Di tengah-tengah masyarakat yang memiliki budaya menonton, sesungguhnya media lain di luar audio visual memiliki tantangan yang tidak mudah, jika visinya adalah mencerdaskan. Media internet menuntut penguasaan dasar penggunaan komputer – yang masih cukup langka di negeri ini – dan yang paling penting adalah Budaya Membaca.

Tampaknya sahabat-sahabat di derap dot net menyadari hal itu, sehingga ada upaya mengemas berita dengan lebih `eye catching’ dengan foto-foto yang menggugah, lalu menggiring para penikmatnya untuk membaca berita yang ada seputar foto yang dimaksud.

Sungguh ketika jargon “Menuju Media Berimbang” diusung, tantangan yang diemban di pundak redaksi cukup berat. Bekerja membangun jaringan komunitas jurnalis masyarakat yang independen dan memiliki kesadaran pemberitaan bukanlah hal yang mudah. Butuh konsistensi tinggi dari para jurnalis independen di derap dot net, karena kerja itu bukanlah kerja sehari dua hari, tapi mungkin bertahun-tahun. Semoga mereka bisa istiqomah …

Mudah-mudahan kita bisa melihat media sekelas Al Jazeera yang mampu mengembalikan independensi media negeri ini.

Amin.

Allahu `Alam

*) Penulis adalah kolumnis tamu derap dot net

Satu Tanggapan

  1. salam kenal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: