[DRAFT] Tafsir Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’iin

[VIDEO 007]

Dalam setiap ibadah yang diperintahkan Allah, berkumpul dua hal (Tafsir Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’iin)

Kemudian ayat berikutnya adalah :

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Iyyaka – menurut para ahli nahwu – adalah dhamir munfashil.

Bisa saja di selain Al Quran anda katakan,”Na’budaka” atau “Nasta’inuka”. Tapi di ayat ini, dhamir munfashil yang menunjukkan nama Robb dan didahulukan menunjukkan fungsi Al Hasyr (الْحَصْرِ) yakni meniadakan yang diibadahi oleh seorang mu’min selain Allah, serta tidak ada pula yang diajukan permohonan selain Allah.

Seluruh ibadah yang diperintahkan oleh Allah mengumpulkan dua hal : Khusyu dan Mahabbah

Ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai Allah, diridhoiNya, disyariatkanNya, baik dalam bentuk perbuatan maupun ucapan, zhahir maupun batin.

Allahu ‘A’lam

[DRAFT TERJEMAHAN] Tafsir Maliki yaumiddin

[VIDEO 006] Tafsir Maliki yaumiddin
Semua hari ada dalam kekuasaan Allah. Allah jadikan hari di bumi untuk patuh padaNya. Seluruh jagad raya tunduk pada kehendakNya.
وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُ
 
“Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya” (Al Quran Surah Al An’aam ayat 112)
Namrudz pernah berkata :
أَنَا أُحْيِي وَأُمِيتُ
 
“Saya dapat menghidupkan dan mematikan” (Al Quran Surah Al Baqarah ayat 258)
Fir’aun pernah berkata
وَقَالَ فِرْعَوْنُ يَا أَيُّهَا الْمَلَأُ مَا عَلِمْتُ لَكُم مِّنْ إِلَٰهٍ غَيْرِي
Dan berkata Fir’aun: “Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku. (Al Quran Surah Al Qashshash ayat 38)
 
Maka sejarah mencatat semua pembesar yang angkuh dan sombong di dunia dibinasakan oleh Allah.
Pada hari kiamat manusia dikumpulkan dalam keadaan : Hufaah (حفاة) – ‘uraah (عراة) – ghurlan (غرلا) – buhman (بهما)
Hufaah : Tanpa Alas Kaki
‘Urrah : Tanpa Pakaian
Ghurlan : Belum Dikhitan
Buhman : Tidak membawa apapun (1)
 
Pada hari itu tanah yang kita pijak bukan bumi yang ada sekarang, langit yang ada bukan langit yang ada sekarang
Firman Allah Ta’ala
يَوْمَ تُبَدَّلُ الْأَرْضُ غَيْرَ الْأَرْضِ وَالسَّمَاوَاتُ ۖ وَبَرَزُوا لِلَّهِ الْوَاحِدِ الْقَهَّارِ
(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan mereka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa. (Al Quran Surah Ibrahiim ayat 48)
Tidak ada seorangpun raja, penguasa di hari itu.
Firman Allah Ta’ala
يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْئًا ۖ وَالْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلَّهِ
(Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah. (Al Quran Surah Al Infithaar ayat 19)
 
Inilah makna Maliki yaumiddin.
 
Inilah dalil akan adanya hisab (perhitungan), pahala, hukuman.
 
Hisab mencakup dua hal,
 
Yakni orang-orang kafir, fasiq, maka diserukan laknat Allah atas orang-orang yang berdusta dan orang-orang yang zhalim.
 
Sementara mu’min, maka ditampakkan kepada mereka amal-amalnya, mereka menuainya, kemudian mereka mengakui kesalahan-kesalahannya, kemudian mereka berkata Sesungguhnya Allah Maha Pengasih dan Penyayang, maka sebagaimana Allah menutupi aib mereka di dunia, Allah mengampuni mereka pada hari itu.
 
Semoga Allah menutupi aib kita dan mengampuni kita. Aamiin.
 
Allahu ‘A’lam
 
—-
(1) – Hadits Riwayat Ummu Muhammad bintul Qadhiiy Al Ayyubiyah dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu [tanpa lafazh buhman] – Hadits Riwayat Abu Muhammad Abdullah Ibnu Ibrahiim As Sanjariiy dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu [tanpa lafazh hufaah] – Kitab Majalis fii Hadits Jabir – pent –
 
(2) – Di potongan akhir, beliau mengutip syair Mu’alaqat dari Amru bin Kultsum bait ke-25
 
وَأَيَّـامٍ لَنَـا غُـرٍّ طِــوَالٍ عَصَيْنَـا المَلِكَ فِيهَا أَنْ نَدِيْنَـا
 
نَدِيْنَـا : Ta’at

(حديث قدسي) قَرَأْتُ عَلَى قَرَأْتُ عَلَى أُمِّ مُحَمَّدٍ بِنْتُ الْقَاضِي الأَيُّوبِيَّةِ ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّحِيمِ التَّنُوخِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ مُنِيرٍ الْقَوَّاسِ ، قِرَاءَةً عَلَيْهِمَا ، وَأَنَا حَاضِرَةٌ ، قَالا : أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، أَخْبَرَنَابَرَكَاتُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ ، أَخْبَرَنَا هِبَةُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ ، حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيٍّ الْحَافِظُ ، أَخْبَرَنِيهِ عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَلِيٍّ الأَزَجِيُّ ، حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ الْحَرْبِيُّ ، حَدَّثَنَا حَامِدُ بْنُ بِلالٍ الْبُخَارِيُّ ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمُقْرِئُ الْبُخَارِيُ ، حَدَّثَنَا بُحَيْرُ بْنُ النَّضْرِ ، حَدَّثَنَا عِيسَى غُنْجَارٌ ، عَنْ عُمَرَ بْنِ الصُّبْحِ ، عَنْمُقَاتِلِ بْنِ حَيَّانَ ، عَنْ أَبِي جَارُودٍ الْعَبْسِيِّ ، أَنَّ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُمَا ، قَالَ : بَلَغَنِي حَدِيثٌ فِي الْقِصَاصِ ، وَكَانَ صَاحِبُ الْحَدِيثِ بِمِصْرَ ، فَاشْتَرَيْتُ بَعِيرًا ، وَشَدَدْتُ عَلَيْهِ رَحْلا ، ثُمَّ سِرْتُ شَهْرًا ، حَتَّى وَرَدْتُ مِصْرَ ، فَسَأَلْتُ عَنْ صَاحِبِ الحَدِيثِ ، فَدُلِلْتُ عَلَيْهِ ، فَإِذَا هُوَ بَابٌ لاطٌّ ، فَقَرَعْتُ الْبَابَ ، فَخَرَجَ إِلَيَّ مَمْلُوكٌ لَهُ أَسْوَدُ ، فَقُلْتُ هَاهُنَا أَبُو فُلانٍ ؟ فَسَكَتَ عَنِّي ، فَدَخَلَ ، فَقَالَ لِمَوْلاهُ : بِالْبَابِ أَعْرَابِيٌّ يَطْلُبُكَ ” . فَقَالَ : اذْهَبْ فَقُلْ لَهُ : مَنْ أَنْتَ ؟ فَقُلْتُ : أَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ صَاحِبُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، قَالَ : فَخَرَجَ إِلَيَّ فَرَحَّبَ بِي ، وَأَخَذَ بِيَدِي ، قُلْتُ : حَدِيثٌ فِي الْقِصَاصِ لا أَعْلَمُ أَحَدًا مِمَّن بَقِيَ أَحْفَظَ لَهُ مِنْكَ . فَقَالَ : أَجَلْ ، سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : ” إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَبْعَثَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلا ، وَهُوَ تَعَالَى عَلَى عَرْشِهِ يُنَادِي بِصَوْتٍ لَهُ رَفِيعٍ غَيْرِ فَظِيعٍ ، يُسْمِعُ الْبَعِيدَ ، كَمَا يُسْمِعُ الْقَرِيبَ ، يَقُولُ : أَنَا الدَّيَّانُ لا ظُلْمَ عِنْدِي ، وَعِزَّتِي لا يَتَجَاوَزُنِي الْيَوْمَ ظُلْمُ ظَالِمٍ ، وَلَوْ لَطْمَةٌ ، وَلَوْ ضَرْبَةُ يَدٍ عَلَى يَدٍ ، وَلأَقْتَصَّنَّ لِلْجَمَّاءِ مِنَ الْقَرْنَاءِ ، وَلأَسْأَلَنَّ الْحَجَرَ لِمَ نَكِبَ الْحَجَرَ ، وَلأَسْأَلَنَّ الْعُودَ لِمَ خَدَشَ صَاحِبَهُ ، فِي ذَلِكَ أَنْزَلَ عَلَيَّ فِي كِتَابِهِ : وَنَضَعُ الْمَوَازِينَ الْقِسْطَ لِيَوْمِ الْقِيَامَةِ فَلا تُظْلَمُ نَفْسٌ شَيْئًا سورة الأنبياء آية 47 ” .

Pindah ke http://aku.rezaervani.com

Pengumuman, Anda dapat mengikuti versi update dari blog ini di : http://aku.rezaervani.com

Joomla Migration Tips for Dummies

Oleh : Reza Ervani

Migrasi Joomla ke versi yang lebih baru mudah-mudah gampang. Pengalaman pertama penulis dahulu kala, masalah biasanya terkait dengan migrasi database. Jadi rasa-rasanya tak salah jika catatan ini dibuat, selain untuk pengingat, mudah-mudahan bisa bermanfaat juga bagi yang lain.

Baca lebih lanjut

Password admin di Joomla berubah sendiri

Oleh : Reza Ervani

Ada keheranan penulis beberapa hari terakhir, yakni password administrator Joomla website yang penulis tangani berubah sendiri secara otomatis. Tadinya penulis menyangka ada yang melakukan remote terhadap website ini seperti yang dialami oleh website lain yang penulis tangani.

Baca lebih lanjut

Juru Terjemah di WordPress Puitis ?

Oleh : Reza Ervani

Juru Bahasa WordPress puitis ?

Coba klik : Dashboard –> Penataan –> Diskusi

Baca lebih lanjut

Ikhwanul Muslimin dan Partai Politik

Oleh : Hasan Al Banna

Bagaimana pandangan Hasan Al Banna tentang Partai Politik dan Parlemen serta Koalisi Antar Partai – khususnya yang ada di Mesir ?

Penulis salinkan dari Majmu’atur Rasail, Mudah-mudahan bisa jadi pembelajaran bagi kita.

Selamat Membaca

****

Baca lebih lanjut