Posted on September 25, 2008 by rezaervani
Oleh : Hasan Al Banna
Bagaimana pandangan Hasan Al Banna tentang Partai Politik dan Parlemen serta Koalisi Antar Partai – khususnya yang ada di Mesir ?
Penulis salinkan dari Majmu’atur Rasail, Mudah-mudahan bisa jadi pembelajaran bagi kita.
Selamat Membaca
****
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran | Ditandai: Dakwah, Hasan Al Banna, Koalisi, Partai Politik, Politik | 8 Komentar »
Posted on September 24, 2008 by rezaervani
Good Will Hunting, sebuah film lama tahun 1997 yang tak kunjung usai kesannya bagi penulis.
Diperankan dengan apik oleh Robin William dan Matt Damon.
Matt Damon memerankan karakter seorang pemuda jenius bernama Will Hunting. Jenius yang bermasalah secara psikologis karena dibesarkan di keluarga “broken home”.
DIarsipkan di bawah: Fenomena Kemasyarakatan, Open Source, Pemikiran, Pendidikan, Renungan | Ditandai: Open Reward, Pendidikan, Psikologi Belajar, Sisdiknas | 2 Komentar »
Posted on September 19, 2008 by rezaervani
Oleh : Buya Hamka
Penulis salinkan atas saran seorang kawan untuk melengkapi tafsir An Nisa ayat 2 dan 3 yang sebelumnya dimuat pula di blog ini. Judul diatas adalah judul yang termaktub dalam Tafsir Al Azhaar, dan berikutnya penulis salinkan tanpa perubahan pula :
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran | Ditandai: Buya Hamka, Isteri, Keadilan Hati, Keluarga, Poligami, Suami, Surah An Nisa 128-129 | 6 Komentar »
Posted on September 18, 2008 by rezaervani
(Kesimpulan)
Oleh : Reza Ervani
Mungkin karena sensitifnya persoalan ini, maka Buya Hamka kembali membuat sebuah simpulan dari paparan panjangnya :
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran, Renungan | Ditandai: Buya Hamka, Islam, Istri, Keluarga, Poligami, Syariat | 2 Komentar »
Posted on September 18, 2008 by rezaervani
(Satu Saja agar Tak Banyak Tanggungan)
Oleh : Reza Ervani
Di bagian pertama tulisan kita telah melihat bagaimana Tafsir Al Azhaar menjelaskan keadilan poligami jika dibandingkan dengan kesewenang-wenangan terhadap anak yatim perempuan.
Tapi penjelasan tak usai sampai disana. Mari kita lanjutkan membaca tafsir Al Azhaar ini :
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran, Renungan | Ditandai: Buya Hamka, Islam, Istri, Keluarga, Poligami, Syariat | 1 Komentar »
Posted on September 18, 2008 by rezaervani
(Daripada engkau aniaya anak yatim, lebih baik menikah dengan wanita lain walau sampai empat)
Oleh : Reza Ervani
Menjawab pertanyaan seorang komentator pada tulisan sebelumnya Grace is Gone, teringat penulis pada sejarah hidup Buya Hamka, seorang ulama besar yang bijak dalam menjawab dan menyelesaikan masalah. Insya Allah akan penulis salinkan dalam 3 episode, sebagai bahan pengetahuan bagi [...]
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran, Renungan | Ditandai: Buya Hamka, Islam, Istri, Keluarga, Poligami, Syariat | 10 Komentar »
Posted on September 16, 2008 by rezaervani
Oleh : Reza Ervani
Tulisan ini penulis buat sebagai kontemplasi protes atas sebuah joke tentang “peran seorang Istri” di mailing list perempuan.
Di antara berbagai film yang penulis tonton bersama istri tercinta, kami menemukan sebuah film luar biasa berjudul “Grace is Gone”. Sebuah Film yang diangkat dari kisah nyata, diperankan oleh John Cusack, Emily Churchill dan Rebecca [...]
DIarsipkan di bawah: Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran | Ditandai: Cinta, Istri, Memuliakan Wanita, Perempuan | 29 Komentar »
Posted on September 11, 2008 by rezaervani
Oleh : Reza Ervani
Tulisan ini penulis buat tadinya untuk merespon diskusi (untuk tidak menyebutkannya sebagai “debat”) di blog seorang sahabat.
Seperti biasa debat antar agama selalu berlangsung panas, dan biasanya susah mencari titik temunya.
Ada satu hal yang hemat penulis menjadikan upaya penegakan syariah menjadi sesuatu yang “ditakuti” oleh pihak-pihak yang kurang mengerti tentang Islam. Yakni terlalu [...]
DIarsipkan di bawah: Da'wah, Fenomena Kemasyarakatan, Pemikiran, Pendidikan | Ditandai: Kultural, Masyarakat Madani, Pemikiran, Syariah, Tarbiyah | 2 Komentar »
Posted on September 2, 2008 by rezaervani
Hari -hari ini kesibukan penulis di Yayasan Rumah Ilmu Indonesia kian terasa.
Sebuah tagline yang menunjukkan visi besar Yayasan “Sentra Pembelajaran Tenaga Edukasi Nasional” harus dapat dipertanggungjawabkan seoptimal mungkin. Dan tidak lain, bentuk tanggung jawab itu adalah kerja keras. Termasuk dari bagian kerja keras ini adalah upaya keras menghadirkan struktur Yayasan di Ibukota Negeri ini, Jakarta, [...]
DIarsipkan di bawah: Konsep, Manajemen, Pemikiran, Rumah Ilmu Indonesia | Ditandai: Marhalah Tanzhimy, Rumah Ilmu Indonesia, Struktur, Yayasan | Leave a Comment »
Posted on Agustus 24, 2008 by rezaervani
DIarsipkan di bawah: Pemikiran | Ditandai: Gaza, Holocaust | 1 Komentar »