Oleh : Reza Ervani
Migrasi Joomla ke versi yang lebih baru mudah-mudah gampang. Pengalaman pertama penulis dahulu kala, masalah biasanya terkait dengan migrasi database. Jadi rasa-rasanya tak salah jika catatan ini dibuat, selain untuk pengingat, mudah-mudahan bisa bermanfaat juga bagi yang lain.
Prerequisites : Basic MySQL/PHPMyAdmin
Langkah-langkah Migrasi yang penting
- Buat folder baru untuk instalasi Joomla di server, jangan langsung menghapus folder lama di server, fungsinya untuk membandingkan konten lama dengan konten baru
- Buat database baru, jangan langsung baca dari database lama, karena malah akan menghilangkan database lama, walaupun secara otomatis database akan dibackup dengan prefix bak_, tapi akan lebih mudah mengimport semula dari sql daripada harus memisah-misahkan database.
- Export Database dari Database Joomla yang lama lalu import ke Database Joomla yang baru (supaya tidak duplikasi, drop saja dulu semua database yang otomatis muncul saat installasi Joomla versi terbaru)
- Copy terlebih dahulu template yang kita pakai ke folder template yang baru, sehingga mudah bagi kita “memetakan” apa yang kurang.
- Setelah memastikan tidak ada yang tertinggal dari versi sebelumnya, baru install kembali satu persatu plugin yang ada.
- Pastikan semuanya beres, setelah itu anda bisa menghapus file Joomla sebelumnya. (asumsi : folder-folder dan file penting diluar folder dan file Joomla ada di tempat terpisah)
- Redirect website anda ke folder Joomla yang baru
OK, it’s done
DIarsipkan di bawah: Blog, Joomla, PHP | Ditandai: Database, Joomla, Migrasi, Update